jump to navigation

3.Jendela Pendidikan

Pendidikan bertujuan untuk menjadikan obyeknya mampu berperan dan berprilaku sesuai dengan cita-cita termulia dan harapan-harapan terbaik yang dimilikinya. Dan karena manusia -juga jin- diciptakan tidak lain untuk beribadah -dengan segala bentuk penghambaannya- kepada ALLAH, yang untuk itu pula ALLAH tanamkan fitrah pada setiap manusia kecenderungan kepada kebenaran, maka pendidikan seharusnya menjadikan manusia betul-betul tahu : siapa yang harus diibadahi olehnya dan bagaimana cara beribadahnya.

Pendidikan -resmi tidak resmi- pasti menyangkut unsur: Asas, Tujuan, Materi, Metode, Sarana, dan Pelakunya. Maka, ke arah -menjadikan manusia betul-betul tahu : siapa yang harus diibadahi olehnya dan bagaimana cara beribadahnya- itulah keenam unsur pendidikan di atas satu persatu -sebelum secara terpadu- diukur dan dinilai, apakah ia mendekatkan manusia kepadanya atau justru sebaliknya.

Jendela Pendidikan rumah belajar Ibnu Abbas merupakan media yang dengannya berbagai unsur dan masalah pendidikan dibicarakan. Jendela ini sengaja dibuka untuk -melaluinya- mengarahkan yang di dalam melihat ke luar, sekaligus mempersilahkan  yang di luar jendela melongok ke dalam.

Komentar»

1. Anak kuliahan - Agustus 31, 2009

Assalamu’alaykum ustadz..Afwan jiddan.. Ana ingin mnanyakan beberap hal,
1.manakah yg lbih tepat otak-otot-mtorik atau hati-otak-mtorik,.Karna wkt ana kuliah hal ini smpt d plajari di dlm mata kuliah ilmu fisiologi olahraga,di situ djlskan d dlam bku the work at pshycologi bab sistm fungsi saraf bhwa otak lah yg mempnyai pranan pnting,tetapi sya lbh stuju dgn ap yg d jlaskn d dlm buku keajaibn2 mahluk dlm pndangn imam ibnul qayyim,bhwa hati lah yg mempunyai pranan pnting dlm fungsi saraf,yg pd ksimpulanya hati-otot-mtorik,prnah hal ini ana smpaikan k dosen ana yg mngajr mata kuliah trsbut,lalu dosen ana mnjawab bahwa hati-otot-motorik itu klau berkaitan dgn agama,bkan fungsi saraf, bagaimana dgn hal ini ustadz,.

2. ilyas - September 22, 2009

sebelumnya ngucapiin selamat lebaran ….., tetep semangat dalam mendidik anak 2 dalam kebaikan ………amien

3. Ahmad - Oktober 15, 2009

subhanalloh, untaian kata-katanya penuh hikmah. Apa boleh sy sebarkan ke temen2?

4. susanto - Desember 8, 2009

Bismillah. afwan, ana baru kali buka situs rumahbelajaribnuabbas. Insya Alloh, untaian kata yang penuh nasihat ini banyak membawa manfaat bagi yang membacanya.
Insya Alloh ada beberapa …… yang ingin ana sampaikan. Mudah-mudahan Alloh Subhanahuwata’ala mengijinkan

5. abu khansa - Mei 20, 2010

Menarik dan Luar biasa , mungkin kata yang patut ana nilai dr pertama ana datang kesana, insya Allah ini tidak berlebihan. tapi memang benar2 ana tertarik. terima kasih ustadz zaenal atas semua atas infonya. semoga rubel ibnu abbas makin baik.

6. umar - Juli 4, 2011

truz smangat ustadz,bner2 ana rasakan…faedah saat kluar dri rumah belajar…betul2 terasa manfaatnya….truz tingkatkan motifasi anak2 ustadz,…salam buat zaid dan smua…jazakallohokhoiron

7. Ummu 'amr - September 14, 2013

Ass.af1 ustd,Saya sngt prhtian dg pnddkn ank,tp sy tpeny pmarah,tdk sbran,aplg klw ank2 tdk ptuh.bgm slusiny y ustd?jzk

8. Ummu 'amr - September 14, 2013

Ass.af1 ustd,bgm mghdpi ank yg ska mmbntah?kdg sy spt sdh khlngan akl mnsiasatiny,kdg ska nangs krn sdh brlku kras dn ksr..jzk

9. rumahbelajaribnuabbas - September 15, 2013

Wa alaikumussalaam.
Ummu Amr, anda telah bertanya yang anda telah jawab sendiri. Anak tidak patuh dan suka membantah, karena kita kurang sabar mendidiknya dan suka berlaku keras dan kasar kepadanya. Anak tidak tumbuh sendiri. Ia tumbuh bersama orangtua, keluarga, tetangga, dan lingkungan. Tentu saja kita tidak bisa menyalahkan tetangga apalagi lingkungan. Namun, seharusnya kita menyadari begitu banyaknya faktor yang mempengaruhi prilaku anak. Oleh karenanya kita harus semakin sabar di dalam mendidiknya. Saya tidak bisa berbicara banyak karena saya tidak tahu persis kondisi di lingkungan anak, hubungan anak dengan ortunya, pola komunikasi dan pola edukasi di antara ayah dan ibu si anak tersebut, umur anak tersebut, serta masih banyak hal yang perlu saya tahu untuk berani memberikan solusi. Untuk sementara saya bisa menasihatkan: 1. Tingkatkan kesabaran dan jangan cepat putus asa menghadapi anak tersebut. 2. Banyak berdo’a kepada Allah, memohon agar Allah memperbaiki anak tersebut.

10. Anonim - November 8, 2014

ustad…apakah ada no telp agar bisa bertanya langsung?

11. rumahbelajaribnuabbas - November 9, 2014

08128432051


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: